
Manfaat Sertifikat BNSP untuk Karier di Dalam dan Luar Negeri
Tahukah kamu? Jumlah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi di Indonesia terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan Laporan Kinerja: Gerbang Kompetensi Indonesia Emas 2045 yang dirilis Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), pada 2021 tercatat ada 1.821 LSP berlisensi BNSP. Angka ini naik sekitar 12,8% menjadi 2.054 pada 2022, lalu kembali meningkat 9,3% menjadi 2.245 pada 2023.
Kenaikan ini bukan cuma sekedar angka, melainkan bukti kebutuhan masyarakat dan industri terhadap sertifikasi resmi BNSP semakin tinggi. Sebelum membahas manfaat sertifikat BNSP, alangkah baiknya kita memahami apa itu sertifikat BNSP, perbedaan dengan LSP, dan seputar biaya untuk sertifikasi ini.
Apa itu Sertifikat BNSP?
Sertifikasi keahlian menjadi salah satu cara untuk menunjukan kompetensi yang dimiliki. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merupakan lembaga independen yang memiliki kewenangan untuk menetapkan, mengembangkan, dan menerbitkan sertifikasi kompetensi kerja sesuai standar nasional, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Sertifikasi ini memberikan banyak pilihan sesuai bidang masing – masih, mulai dari bidang industri kreatif, Desain, Teknologi Informasi (IT), Konstruksi, Keuangan dan Perbankan, Pariwisata dan Perhotelan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), dan Pendidikan.
Manfaat Sertifikat BNSP di Dunia Kerja
Memiliki sertifikat BNSP membawa berbagai manfaat dalam pengembangan individu maupun meningkatkan daya saing perusahaan. Berikut manfaatnya:
1. Adanya Pengakuan Kompetensi Secara Resmi

BNSP memiliki lisensi standar nasional yang diakui secara luas, sehingga sertifikat yang dikeluarkan menjadi bukti nyata atas kemampuan dan kompetensi seseorang. Manfaat sertifikat BNSP meningkatkan kepercayaan dari industri yang memiliki standar ketat terhadap kualitas tenaga kerja.
2. Meningkatkan Peluang Karir yang Berkelanjutan

Perusahaan seringkali menjadikan sertifikasi sebagai nilai tambah. Bukan saat perekrutan saja melainkan untuk syarat promosi. Dengan memiliki sertifikat BNSP, ini menjadi peluang untuk mendapatkan kenaikan gaji, jabatan yang lebih tinggi, atau akses ke posisi strategis menjadi lebih besar. Sertifikasi ini juga dapat membantu mempertahankan posisi di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
3. Meningkatkan Kredibilitas Profesional

Dalam dunia kerja yang penuh persaingan, keahlian saja sering kali banyak yang diragukan pasalnya tidak terbuktikan secara resmi. Sertifikasi profesional menjadi kunci untuk membangun kepercayaan, baik dari perusahaan maupun klien. Dengan manfaat sertifikat BNSP ini, reputasi akan semakin kredibel untuk membuka peluang proyek bernilai tinggi, serta memberi keunggulan dibanding pesaing, khususnya bagi pekerja lepas, profesional teknologi, desainer, dan pelaku industri kreatif.
4. Membuka Akses Karir Internasional

Jika kalian seringkali beranggapan bahwa sertifikasi standar nasional hanya berlaku di dalam negeri. Faktanya, beberapa negara juga mengakui sertifikasi ini, meskipun bukan menjadi penentu utama dalam proses rekrutmen. Pengakuan tersebut tetap memberikan nilai tambah dan menjadi peluang berharga untuk meraih karir di dunia global.
Baca juga: Prosedur Uji Kompetensi – Langkah Mengikuti Sertifikasi BNSP
Manfaat Sertifikat BNSP tidak hanya menjadi bukti kompetensi, tetapi juga dapat membuka lembaran baru bagi siapa saja yang ingin memulai, mengembangkan, atau bahkan memperluas karir secara profesional dan berkelanjutan. Lalu, apa bedanya dengan LSP?
Perbedaan Sertifikat BNSP dengan LSP
Setelah penjelasan manfaat sertifikat BNSP yang dikaitkan dengan LSP, mungkin kamu sedikit bingung apa bedanya. Berikut penjelasannya:
- Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
LSP adalah lembaga yang memiliki wewenang dalam melaksanakan uji kompetensi yang dinaungi oleh asosiasi profesi, industri, atau lembaga pelatihan, namun tetap harus berlisensi dari BNSP. Tugas utama LSP adalah menguji dan menilai kemampuan seseorang berdasarkan standar kompetensi kerja yang berlaku.
- Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
BNSP merupakan lembaga independen yang dibentuk negara dengan tujuan untuk menetapkan kebijakan dan memberikan lisensi kepada LSP. Maka dapat digaris bawahi, bahwa sertifikat kompetensi ini dikeluarkan BNSP lewat LSP yang sudah berlisensi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa LSP sebagai wadah atau tempat untuk mengikuti uji kompetensi sedangkan BNSP sebagai lembaga yang memberikan pengakuan resmi atas hasil ujian yang sudah dilakukan melalui LSP.
Baca juga: Biaya Sertifikasi BNSP Digital Marketing beserta Prospek Kariernya
Cara Cek Keaslian dan Masa Berlaku Sertifikat BNSP
Ingin memastikan sertifikat kamu asli? Caranya melalui situs resmi BNSP. Masukkan nomor registrasi atau informasi yang tertera pada sertifikat, lalu sistem akan verifikasi dengan database mereka. Jika data sesuai, sertifikat dinyatakan asli. Dengan memahami keaslian ini tentunya agar manfaat sertifikat BNSP yang dimiliki tetap valid dan diakui industri. Namun ketidaksesuaian juga bisa terjadi, hal ini disebabkan adanya kesalahan input atau sertifikat belum terdaftar di database atau bahkan sertifikat palsu. Jika terjadi hal seperti itu, ada cara alternatif yang bisa di coba :
- Hubungi LSP yang nerbitin sertifikat
- Kirim email ke BNSP langsung
- Tanya lewat media sosial resmi BNSP
Lalu, berapa lama masa berlaku sertifikatnya? “Masa berlaku sertifikat kompetensi adalah tiga (3) tahun sejak tanggal diterbitkan, kecuali jika ditentukan lain oleh skema sertifikasi yang bersangkutan.” (BNSP, Pedoman 2022).
Sedangkan untuk masa berlaku yang hampir habis, kamu bisa melakukan perpanjangan dengan proses resertifikasi. Proses ini dapat diajukan ke LPS yang menerbitkan dengan melampirkan dokumen pendukung seperti salinan sertifikat sebelumnya, bukti pengalaman kerja terbaru, dan bukti pengembangan kompetensi. Namun pada beberapa skema sertifikasi, pemegang sertifikat juga diwajibkan mengikuti asesmen ulang untuk memastikan kompetensinya tetap sesuai standar terkini. Jika tidak melakukan perpanjangan hingga masa berlaku berakhir, sertifikat dinyatakan kadaluarsa dan pemegang sertifikat harus mengikuti proses sertifikasi ulang dari awal.
Langkah ini penting untuk memastikan sertifikat valid dan masih dalam masa berlaku sehingga manfaat sertifikat BNSP dapat digunakan sebagai bukti kompetensi yang sah di dunia kerja.
Biaya Sertifikasi BNSP
Besaran biaya sertifikasi BNSP tidak sama pada setiap orang. Biaya dipengaruhi oleh skema sertifikasi yang diambil. Biasanya, biaya yang perlu disiapkan berkisar dari beberapa ratus ribu hingga jutaan rupiah. Ini sudah termasuk proses asesmen, penerbitan sertifikat, dan administrasi uji kompetensi. Namun, ada banyak kesempatan mengikuti sertifikasi secara gratis atau dengan biaya yang disubsidi.
- Program Subsidi
DI era saat ini, memiliki sertifikasi bukan menjadi hal yang susah dilakukan. Seringkali BNSP bekerja sama dengan kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, atau mitra industri menyediakan program subsidi biaya sertifikasi. Program ini biasanya disalurkan melalui Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) yang memungkinkan peserta mengikuti uji kompetensi secara gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau. Namun ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi, seperti status ketenagakerjaan, bidang yang menjadi prioritas pemerintah, atau kuota yang tersedia pada tahun berjalan.
- Biaya Mandiri
Jika ingin mengikuti sertifikasi dengan biaya mandiri, prosesnya cenderung lebih cepat. Namun, terkait biaya berada di kisaran Rp300.000 hingga Rp3.000.000, tergantung skema sertifikasi yang dipilih. Bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri, bisa memanfaatkan platform Arduma yang menawarkan layanan pelatihan sekaligus sertifikasi BNSP. Di Arduma setiap program sudah dirancang secara efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta.
Dengan sertifikasi ini tentunya menjadi kesempatan yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Manfaat sertifikat BNSP yang terjaga keasliannya dan masih berlaku akan menjadi modal berharga untuk terus berkembang secara profesional di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
Yuk, ikuti pelatihan di Arduma sekarang! Di sini, kamu akan mendapatkan pelatihan yang terarah, materi sesuai kebutuhan, dan pendampingan sampai proses sertifikasi selesai. Jadi, tinggal fokus belajar dan siap menuju karier profesional!

An INFP exploring words, one blank page at a time